Monday, January 23, 2017

Hakikat Cinta

Cinta adalah anugrah tuhan yang sangat istimewa. Dengan cintalah manusia bisa menjalani kehidupan ini secara dinamis. Lika - liku cinta tidak akan pernah selesai di bicarakan sampai kapanpun. sebab cinta memang mempunyai daya magic yang membuat manusia tidak akan pernah bosan membicarakannya.
ilustrasi wanita penakluk cinta
Lain halnya dengan makhluk selain manusia, sebagaimana binatang. Lika - liku cinta diantara mereka hanya berkisar pada pemuasan nafsu belaka. Sementara lika - liku cinta di kalangan malaikat hanya sebatas pada ketaatan mereka kepada tuhan.

Bandingkan dengan manusia yang hakikat cintanya bisa dan mampu menggabungkan keduanya. Mungkin itulah kenapa dikatakan bahwa manusia bisa lebih buruk dari binatang namun juga manusia bisa lebih tinggi derajadnya daripada malaikat.

Telah banyak buku ditulis, lagu dirilis, kanvas dilukis hanya untuk mendefinisikan sebuah kata yaitu "CINTA". Apa sebenarnya cinta itu, dan kenapa di dunia ini harus ada yang namanya cinta ?

Seorang penulis buku dan seorang pencipta lagu akan berbeda dengan seorang pelukis dalam mengartikan cinta. Seorang fisikawan akan berbeda dengan seorang agamawan dalam menjelaskan cinta. Seorang psikolog pun akan berbeda dengan antropolog dalam mendefinisikan cinta. Bahkan setiap orang akan berbeda - beda dalam memahami dan memaknai cinta.


Dan itu sah - sah saja, karena cinta memang begitu abstrak. tidak seperti rumusan mastematika
"1 + 1 = 2, 2 + 2 = 4 dan seterusnya
yang pernyataanya mutlak sama di seluruh dunia dan semua orang membenarkannya.

Meskipun cinta sangat begitu abstrak, Namun manusia tidak bisa lepas darinya. Cinta sudah melekat pada diri manusia. Manusia tidak bisa lepas begitu saja dari rasa cinta karena pada dasarnya manusia butuh yang namanya cinta.
Gambar : (Lambang Cinta)
Sumber : Hotel-r.net
Kembali kepada kisah Nabi Adam A.S yang hidup nyaman di surga. Adam merasakan ada sesuatu yang kurang. Hatinya terasa hambar dan gersang tanpa hadirnya sesuatu yang bernama cinta.

Akibatnya, kenikmatan surga yang tak tertuliskan oleh kata - kata. yang tak terbayangkan oleh mata. dan tak pernah terbesit oleh pikiran manusia. terasa hambar tanpa makna. Dari situlah Allah sang maha mengetahui, menciptakan Hawa agar dalam diri Nabi Adam A.S muncul rasa cinta. sehingga kenikmatan surga bisa dirasakan dengan sempurna.

Dari sini dapat disimpulkan bahwa, cinta pada diri manusia sebenarnya berada dalam keadaan suci, bersih, indah dan sempurna. Hanya saja terkadang manusia sendiri yang menodai kesucian cinta itu.

Semoga bermanfaat, Sekian terima kasih !

silahkan di komen
EmoticonEmoticon